Temulawak

now browsing by tag

 
 
Posted by: | Posted on: February 8, 2017

Cara Menurunkan Kadar Kolesterol tinggi & Mengatasi Penyakit Batu Empedu

carinsurancemost.xyz – Cara Menurunkan Kadar Kolesterol tinggi & Mengatasi Penyakit Batu Empedu, Temulawak atau dalam bahasa latin disebut Curcuma Xanthorrhiza Roxb merupakan tumbuhan tahunan yang hidup merumpun dan berbatang semu berupa gabungan beberapa pangkal daun yang terpadu. Tanaman ini memang biasanya digunakan sebagai bahan jamu tradisionil dan punya banyak khasiat bagi kesehatan. Tiap batang memiliki 2-9 helai daun, bunganya berukuran pendek dan lebar, warna putih atau kuning tua dan pangkal bunga berwarna ungu.

CA Nidom MS, staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan yang juga Ketua Tropical Disease Diagnostic Center Universitas Airlangga (Kompas 28/9/2005), curcuma berfungsi sebagai antisitokin. Menurutnya, bila seorang terinfeksi virus Avian Influensa (Flu Burung) maka kadar sitokin dalam tubuhnya bakal meningkat. Kenaikan ini menjadi berbahaya lantaran sitokin bisa merubah oksigen (O2) menjadi peroksida (H2O2) yang meracuni sel-sel paru. “Dengan antisitokin, jumlah sitokin dalam tubuh akan ditekan sehingga produksi peroksida juga berkurang. Akibatnya sel-sel paru bisa dicegah,” jelasnya.

Tumbuhan ini dapat berbunga terus-menerus sepanjang tahun secara bergantian yang keluar dari rimpangnya. Rimpang induk dapat memiliki 3-4 buah rimpang. Warna kulit rimpang cokelat kemerahan atau kuning tua, sedangkan warna daging rimpang oranye tua atau kuning.

Khasiat Temulawak

Temulawak berkhasiat untuk mencegah dan mengatasi beraneka macam penyakit. Berbagai khasiat dari temulawak, antara lain, gangguan lever, mencegah hepatitis, meningkatkan produksi cairan empedu, membantu pencernaan (sembelit), mengatasi radang kandung empedu, radang lambung dan gangguan ginjal. Selain itu, temulawak juga bisa menurunkan kadar kolesterol tinggi, anemia/kurang darah, melancarkan peredaran darah, gumpalan darah, malaria, demam, campak, pegal linu, rematik, sakit pinggang, peluruh haid, keputihan, sembelit, ambeien, menambah nafsu makan, batuk, asma, radang tenggorokan, radang saluran nafas, radang kulit, eksim, jerawat, meningkatkan stamina, radang kandung empedu dan batu empedu.

Umbi temulawak sudah lama terkenal sebagai jamu. Zat yang terkandung di dalamnya dapat merangsang hati, agar mengeluarkan empedu lebih banyak. Pencernaan makananpun lalu berjalan dengan lancar. Supaya mendapat khasiat yang benar-benar ampuh, kita mesti ambil umbi empunya atau umbi rimpangya saja, bukan umbi akar. Temulawak juga baik untuk mengobati boyok pegal dan perut yang sebah.

  Berikut ramuan temulawak sesuai jenis penyakit

  1. Untuk gangguan lever, gunakan 25 gr temulawak dan 30 gr daun serut/mirten direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan airnya diminum selagi hangat.
    Pada radang sendi, rematik, pegal linu, ambil 25 gr temulawak berikut 20 gr jahe merah direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
  2. Untuk peluruh haid, gunakan 25 gr temulawak diblender dengan air secukupnya, saring lalu tambahkan madu secukupnya dan diminum.
  3. Bila sakit radang kandung empedu, gunakan 30 gr temulawak diiris-iris lalu direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
  4. Untuk mengatasi batu empedu, gunakan 25 gr temulawak, 30 gr meniran dan gula aren secukupnya direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
  5. Menurunkan kadar kolesterol tinggi, gunakan 20 gr temulawak kering ditumbuk halus lalu diseduh dengan air panas secukupnya dan diminum hangat-hangat.
  6. Mengatasi masalah radang lambung, gunakan 30 gr temulawak dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.
  7. Mengobati batuk dan radang saluran nafas, gunakan 25 gr temulawak diparut, tambahkan air matang secukupnya, saring lalu tambahkan madu secukupnya dan air perasan 1 buah jeruk nipis, kemudian diminum.
  8. Untuk meningkatkan nafsu makan, ambil 25 gr temulawak, 10 gr asam jawa dan gula merah secukupnya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, saring dan diminum.

 

Lakukan resep ini dua kali sehari secara teratur. Sedangkan, untuk penyakit berat/serius disarankan untuk tetap konsultasi ke dokter.

terms tags: